|
DUSUN BATUR
 Sebuah dusun kecil yang letaknya tersembunyi di Gunungkidul, desa Batur namanya. Dari sana anda dapat melihat kota Gunungkidul dari ketinggian yang cukup tinggi. Jika anda beruntung, laut kidul pun terlihat dari sana.
Baru sedikit orang yang mengenal dusun Batur, karena belum sepenuhnya berkembang menjadi sebuah objek wisata, namun jangan salah, di Batur anda dapat menemukan tempat eksotik yang sangat menarik, termasuk belajar belajar membuat topeng yang khas daari Gunungkidul.
Asal mula dusun Batur
Ratusan tahun yang lalu, rombongan Prabu Brawijaya V mengadakan perjalanan ke Mataram. Di suatu hutan belantara, rombongan terhenti karena selir Prabu Brawijaya V hendak melahirkan. Rombongan menghentikan perjalanan dan singgah di suatu hutan belantara, kemudian sang jabang bayi pun lahir dan ari-arinya dikuburkan di dekat sebuah pohon bibis yang besar, welat yang digunakan untuk memotong ditanam juga didekat pohon bibis besar tersebut. Sebuah keajaiban terjadi, welat tersebut tumbuh menjadi pohon bambu yang cukup lebat. Pohon bibis dan pohon bambu tersebut kemudian dikeramatkan. Hutan Batur pada waktu itu dikenal sangat angker, sebagai bukti burung perkutut jika diganggu akan berubah menjadi seekor ular.
|
|
|
| Petilasan Prabu Brawijaya V |
Gua Batur |
Dusun Batur, terletak di desa Putat, kecamatan Patuk, kabupaten Gunungkidul, sekitar 10 kilometer dari kota Yogyakarta. Pada pagi dan sore hari cuaca di Kampung Wisata ini sangat sejuk, karena lokasinya terletak di ketinggian 350m dari permukaan air laut.
Di dusun Batur anda dapat jalan-jalan ke Gua Batur, Banyu Nibo ( air terjun ), kebun Kakao dan belanja topeng.
Olagun, 2009
|